RSS Feed
  1. July 30, 2012 by Herlina Pratiwi


  2. Kalau PEMARAH..maka belajarlah MEREDAMNYA.. ^-^

    January 11, 2012 by Herlina Pratiwi

    Salah satu hal yang sering membuat energi kita terkuras adalah timbulnya rasa ketersinggungan diri. Munculnya perasaan ini sering disebabkan oleh ketidaktahanan kita terhadap sikap orang lain.
    Ketika tersinggung, minimal kita akan sibuk membela diri dan selanjutnya akan memikirkan kejelekan orang lain. Hal yang paling membahayakan dari ketersinggungan adalah habisnya waktu kita menjadi buah roh.
    Efek yang biasa ditimbulkan oleh rasa tersinggung adalah kemarahan. Jika kita marah, kata-kata jadi tidak terkendali, stress meningkat, dan lainnya. Karena itu, kegigihan kita untuk tidak tersinggung menjadi suatu keharusan.
    Apa yang menyebabkan orang tersinggung? Ketersinggungan seseorang timbul karena menilai dirinya lebih dari kenyataan, merasa pintar, berjasa, baik, tampan, dan merasa sukses
    Setiap kali kita menilai diri lebih dari kenyataan bila ada yang menilai kita kurang sedikit saja akan langsung tersinggung. Peluang tersinggung akan terbuka jika kita salah dalam menilai diri sendiri. Karena itu, ada sesuatu yang harus kita perbaiki, yaitu proporsional menilai diri.

    Teknik pertama agar kita tidak mudah tersinggung adalah tidak menilai lebih kepada diri kita. Misalnya, jangan banyak mengingat-ingat bahwa saya telah berjasa, saya seorang guru, saya seorang pemimpin, saya ini orang yang sudah berbuat. Semakin banyak kita mengaku-ngaku tentang diri kita, akan membuat kita makin tersinggung.
    Ada beberapa cara yang cukup efektif untuk meredam ketersinggungan:

    Pertama, belajar melupakan.
    Jika kita seorang sarjana maka lupakanlah kesarjanaan kita. Jika kita seorang direktur lupakanlah jabatan itu. Jika kita pemuka agama lupakan kepemuka agamaan kita. Jika kita seorang pimpinan lupakanlah hal itu, dan seterusnya. Anggap semuanya ini berkat dari Allah agar kita tidak tamak terhadap penghargaan. Kita harus melatih diri untuk merasa sekadar hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa kecuali berkat ilmu yang dipercikkan oleh Allah sedikit. Kita lebih banyak tidak tahu. Kita tidak mempunyai harta sedikit pun kecuali sepercik titipan berkat dari Allah. Kita tidak mempunyai jabatan ataupun kedudukan sedikit pun kecuali sepercik yang Allah telah berikan dan dipertanggung jawabkan. Dengan sikap seperti ini hidup kita akan lebih ringan. Semakin kita ingin dihargai, dipuji, dan dihormati, akan kian sering kita sakit hati.

    Kedua, kita harus melihat bahwa apa pun yang dilakukan orang kepada kita akan bermanfaat jika kita dapat menyikapinya dengan tepat.
    Kita tidak akan pernah rugi dengan perilaku orang kepada kita, jika bisa menyikapinya dengan tepat. Kita akan merugi apabila salah menyikapi kejadian dan sebenarnya kita tidak bisa memaksa orang lain berbuat sesuai dengan keinginan kita. Yang bisa kita lakukan adalah memaksa diri sendiri menyikapi orang lain dengan sikap terbaik kita. Apa pun perkataan orang lain kepada kita, tentu itu terjadi dengan izin Allah. Anggap saja ini episode atau ujian yang harus kita alami untuk menguji keimanan kita.

    Ketiga, kita harus berempati.
    Yaitu, mulai melihat sesuatu tidak dari sisi kita. Perhatikan kisah seseorang yang tengah menu ntun gajah dari depan dan seorang lagi mengikutinya di belakang Gajah tersebut.
    Yang di depan berkata, “Oh indah nian pemandangan sepanjang hari”. Kontan ia didorong dan dilempar dari belakang karena dianggap menyindir. Sebab, sepanjang perjalanan, orang yang di belakang hanya melihat pantat gajah.
    Karena itu, kita harus belajar berempati. Jika tidak ingin mudah tersinggung cari seribu satu alasan untuk bisa memaklumi orang lain. Namun yang harus diingat, berbagai alasan yang kita buat semata-mata untuk memaklumi, bukan untuk membenarkan kesalahan, sehingga kita dapat mengendalikan diri.

    Keempat, jadikan penghinaan orang lain kepada kita sebagai ladang peningkatan kwalitas diri dan kesempatan untuk mempraktekkan buah – buah roh Yaitu, dengan memaafkan orang yang menyakiti dan membalasnya dengan kebaikan


  3. forgive me

    December 29, 2011 by Herlina Pratiwi

    please forgive me, ya Allah
    Forgive me Ya ALLAH, as I remember not what was I send for,
    Forgive me Ya ALLAH, as I indulge myself in sins which you forbid for,
    Forgive me Ya ALLAH, for the acts I committed which I cried for,
    Forgive me Ya ALLAH, for not thanking all the things you blessed me for,
    Forgive me Ya ALLAH, for not taking the path You wished for,
    Forgive me Ya ALLAH, as I keep going my sinful ways for.
    Forgive me Ya ALLAH, my Creator, my Sustainer,
    I kneel down on the ground and beg for Your Mercy,
    You are the Merciful, You are the Forgiver,
    So forgive me for my mistakes which I committed,
    Guide me to the path You asked for, give me good sense,
    Give me the courage and patience to remain on the right path ever..:’-(

    Ya ALLAH… Please forgive us… all Muslims

    Aameen..


  4. i want it

    December 25, 2011 by Herlina Pratiwi

    Berharap punya kamera ini..


  5. Kalau LEBIH BAIK itu mungkin, baik tidaklah cukup.

    December 17, 2011 by Herlina Pratiwi

    manusia itu tidak logis, tidak masuk akal dan terpusat kepada diri sendiri-tetapi tetaplahmengasihani mereka!
    kalau kau berbuat baik,orang akan menuduhmu mempunyai maksud-maksud tersembunyi-tetapi tetaplah berbuat baik!
    kalau kau sukses, kau akan menangkan sahabat semu dan musuh sejati-tetapi tetaplah meraih sukses!
    kebaikan yang kau perbuat hari ini mungkin akna terlupakan besok-tetapi tetaplah berbuat baik hari ini!
    kejujuran dan keterusterangan akan menjadikanmu rentan-tetapi tetaplah jujur dan terus terang!
    manusia terbesar dengan ide terbesar bisa ditembak jatuh oleh manusia terkecil dengan ide terkecil-tetapi tetaplah berpikir besar!
    orang tidak memihak yang tertindas tetapi hanya mengikuti yang menonjol-tetapi tetaplah berjuang untuk membela yang tertindas!
    yang kau bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam semalam-tetapi tetaplah membangun!
    orang membutuhkan pertolongan tetapi bisa menyerang kalau kau menolong mereka-tetapi tetaplah menolong mereka!
    berikanlah yang terbaik kepada dunia maka kau akan ditendang-tetapi tetaplah berikan yang terbaik!
    Kalau LEBIH BAIK itu mungkin, baik tidaklah cukup.


  6. Pemenang Kehidupan

    December 17, 2011 by Herlina Pratiwi

    pemenang kehidupan adalah..
    orang yang tetap SEJUK di tempat yang PANAS..
    orang yang tetap MANIS di tempat yang begitu PAHIT..
    orang yang tetap merasa KECIL meskipun telah menjadi orang BESAR..
    orang yang tetap TENANG di tengah BADAI HEBAT..
    yang tetap mengandalkan ALLAH dalam segala hal!


  7. Hello world!

    October 6, 2011 by Herlina Pratiwi

    Selamat Datang di Universitas Brawijaya. Ini adalah posting pertamaku